[intro] Dm Am A# A 4x
Dm
satu bahasa jutaan makna cerita
Am
satu kata perkata diawal langkah pertama
A#
ini saatnya kita tentukan langkah baru
A
bergerak maju berwarna dan berdebu
Dm
aku disini dan engkau disana
Am
bersama coba langkahi semua bendera
A#
redam amarah… mari bersuara
A
bicara bahasa kita dengan banyak cinta
[int] Dm Am A# A
Dm
maju bergerak hadapi semuanya
Am
membuka mata lebar “rude boy” haa… lupakan luka
A#
karna untuk terus berada didalam garis
A
kau tau pasti… jadi orang harus optimis
Dm
please, tepislah egois, ku tak perlukan diss…
Am
hanya langkah optimis… realistis?!
A#
menggores tinta dengan sentuhan klasik
A Dm
membakar jiwa… dengan teknik terbaik!! c’mon!!
[chorus]
Dm Am A#
woy maju tak gentar, membela yang benar
A
tetap semangat!!
Dm Am A#
woy pantang menyerah, terus melangkah
A
tetap semangat!!
Dm
eiyo kawan, lihat kedepan
Am
tunjukan jalan bagi kita agar bertahan
A#
teruskan… teruskan… errr… teruskan lagi
A
hingga semua bermakna murni dan abadi
Dm
bergeraklah ragaku dan lakukan sesuatu! ooi!
Am
dunia ini begitu ramai dan tak tepat bila kau layu
A#
brraah… braah… brahasilah
A
rrreeezzpect reerre… rrzzpect pantang menyerah
[chorus]
Dm Am A#
woy maju tak gentar, membela yang benar
A
tetap semangat!!
Dm Am A#
woy pantang menyerah, terus melangkah
A
tetap semangat!!
[int] Dm Am A# A 4x
[chorus]
Dm Am A#
woy maju tak gentar, membela yang benar
A
tetap semangat!!
Dm Am A#
woy pantang menyerah, terus melangkah
A
tetap semangat!!
[coda] Dm Am A# A 2x Dm
Indahnya dunia dapat kumemandangnya
Syukur tlah kau beri penglihatanku ini
Walaupun terkadang dosa mengundang mata
Trus merasukiku untuk melupakanMu
mengganti kaji ayatMu dengan dosa kesenangan sementara.....
Kumemohon kepadaMu jangan ambil penglihatanku
Hitam kelam hanya gelap yang akan bertandang
Untuk yang kesekian kali berikan kessempatan lagi
Masih ingin aku melihat kebesaranMu
Allah jangan ambil penglihatanku
puisi:ketika mata yang memandang dunia mulai memudar buram menuju hitam, siapkah kita menerima semua karena gelap keabadian akan menyapa, apakah kita akan lakukan yang terbaik karena sebentar lagi cahaya tak lagi bicara ,hanya kenangan di kepala tentang merah,biru ,kuning yang tersisa dan akhirnya semua terlupa